Skip to main content

Komunitas Lingkungan Hidup di Thailand

 

Komunitas Lingkungan Hidup di Thailand

Author: Avradya Mayagita


Setiap negara pasti mendirikan organisasi, salah satunya adalah negara yang dijuluki sebagai negeri Gajah Putih atau Thailand. Thailand merupakan salah satu negara di Asia Tenggara yang juga aktif dalam mengimplementasikan project yang bertemakan “Lingkungan Hidup” yang dilakukan oleh seluruh kalangan, dari anak-anak, remaja hingga dewasa di setiap provinsi, salah satunya adalah di provinsi Chonburi yang mana masyarakatnya sangat aktif bergerak dalam mendirikan sejumlah komunitas, tak hanya di kalangan masyarakat saja namun juga dijalankan oleh siswa siswi Sekolah Dasar. Masyarakat provinsi Chonburi telah mendirikan beberapa tempat yang dijuluki sebagai tempat “Go Green” atau tempat untuk menciptakan hidup ramah lingkungan, diantaranya adalah:

1.  Tempat pembuatan Shampo Herbal

2.  Tempat pengumpulan bahan organik dan non organik

3.  Tempat pembuatan daur ulang

4.  Tempat pembuatan kerajinan tangan dari bambu.

Adapun Pemerintah lingkungan hidup Thailand telah mengimplementasikan 8 komunitas lingkungan hidup, diantaranya:

1.               Komunitas Kota Hijau

2.               Komunitas pembersihan pantai

3.               Komunitas  pembuatan shampo herbal

4.               Komunitas pembuatan daur ulang

5.               Komunitas pembuatan makanan natural

6.               Komunitas bank sampah

7.               Komunitas penanaman mangrove

8.               Komunitas pembuatan produk kerajinan tangan dari bambu.



Sentra kerajinan bahan herbal

Selain itu adanya keterampilan siswa siswi Sekolah Dasar di Provinsi Chonburi yang bergerak aktif dalam membuat kerajinan tangan juga menjadi salah satu keunikan dimata publik dimana para siswa Sekolah Dasar sudah diedukasi dalam menciptakan hidup ramah lingkungan sejak duduk dibangku kelas 2. Kegiatan ini dilakukan oleh siswa siswi Sekolah dasar Tessaban 1 Srikittiwannusorn yang merupakan salah satu sekolah dasar di provinsi Chonburi yang terlibat dalam kegiatan lingkungan hidup. Kegiatan ini dilakukan setiap hari Sabtu dari pagi hingga siang hari. Adapun kegiatan yang seringkali dilakukan oleh siswa dan siswi Sekolah Dasar Tessaban 1 Srikittiwannusorn Phanatnikhom, diantaranya:

1.  Membersihkan lingkungan dengan memungut sampah yang ada disekitar dan dibuang pada tempatnya

2.     Siswa dan siswi belajar menanam pohon, memasukkan bibit/ kompos dll

3.  Siswa dan siswi belajar membuat kerajnan tangan daur ulang dengan menghasilkan berbagai macam produk kerajinan tangan, seperti: membuat topi, membuat anyaman tikar, topeng, membuat balsam herbal, dan juga minuman herbal yang berasal dari tumbuh-tumbuhan alami

4.     Menerapkan penyuluhan dari para guru mengenai 3R (Reduce, Reuse, Recycle)

5.     Memisahkan sampah organik dan non organik.


Sedangkan kegiatan yang dilakukan dikalangan masyarakat provinsi Chonburi sendiri adalah membuat kerajinan tangan yang terbuat dari bambu, seperti membuat patung aneka hewan, topi, sandal, anyaman bambu, tempat accessories, keranjang dan lain sebagainya yang mana setiap harinya dapat menghasilkan banyak produk untuk siap diperjual belikan. 


 



 

Comments

Popular posts from this blog

CONTOH ESSAY ANALISIS PIDATO SOEKARNO

Apakah kita mau Indonesia Merdeka, yang kaum kapitalnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera ?                                                 Author: Avradya Mayagita (Sumber gambar: Google) Soekarno :   “Apakah kita mau Indonesia Merdeka, yang kaum kapitalnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh ibu pertiwi, yang cukup memberi sandang pangan kepadanya ? Mana yang kita pilih, Saudara-saudara ? Jangan Saudara kira, bahwa kalau Badan Perwakilan Rakyat sudah ada, kita dengan sendirinya sudah mencapai kesejahteraan ini, kita sudah lihat, di negara-negara Eropa adalah Badan Perwakilan, adalah parlementaire democratie.   Tetapi tidakkah di Eropa justru kaum kapitalis merajalela ?” A.   Analisa Teks Kalimat per...

Menyambut Tahun Baru Tanpa Sampah

 MMENYAMBUT TAHUN BARU TANPA SAMPAH Oleh: Avradya Mayagita (Sumber Gambar: Google) Sebagaimana telah kita ketahui, sampah merupakan masalah yang dihadapi hampir seluruh Negara di dunia. Tidak hanya di Negara-negara berkembang, tetapi juga di negara-negara maju, sampah selalu menjadi masalah. Dari hari ke hari sampah itu terus menumpuk dan terjadilah bukit sampah seperti yang sering kita lihat. Sampah yang menumpuk itu, sudah tentu akan mengganggu penduduk di sekitarnya. Selain baunya yang tidak sedap, sampah sering dihinggapi lalat. Dan juga dapat mendatangkan wabah penyakit. Sampah adalah bahan yang tidak mempunyai nilai atau tidak berharga untuk maksud biasa atau utama dalam pembikinan atau pemakaian barang rusak atau bercacat dalam pembikinan atau materi berkelebihan atau ditolak atau buangan” (Tandjung, Dr. M.Sc., 1982) “Sampah adalah sumberdaya yang tidak siap pakai.” (Radyastuti, W. Prof. Ir, 1996). Hidup sehat adalah hidup tanpa sampah, begitupun liburan yang sehat juga past...